Alam yang Mengajarkan

 

Well Hello sobat ekspresi!


Piye kabare? Semoga dalam keadaan baik dan tetap waras ya...


Balik lagi di Layar Ekspresi, tempatnya anak muda SMA SALAM berkarya.

Edisi kali ini akan membuat karya sastra yang ditulis oleh teman kita, VIP (nama panggung katanya) alias Valen.

Valen membuat karya dalam bentuk tulisan dengan nilai kesusasteraannya. Ia merenungi unsur-unsur alam yang ada di sekitarnya dan membuat perumpamaan. Ia membuat analogi sedemikian rupa kemudian merefeleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.


Nah seperti apa tulisannya? Tanpa basi basa, berikut goresannya...


Tentang Pohon yang Bertumbuh

Pohon yang bertumbuh subur akan mengahasilkan manfaat yang baik dalam kehidupan. Kita menghirup udara yang bersih dikarenakan ada pohon yang subur. Pohon itu manfaatnya sangat besar selain memfilter udara, pohon juga membawa kesejukan bagi kehidupan. Maka kehidupan di dunia akan panas dan tidak sehat jika tidak ada pohon.

Mari kita belajar dari pohon yang mampu memfilter masalah kehidupan, jikalau ada masalah dalam kehidupan keluarga maupun pertemanan, kita bisa memfilter masalah tersebut, sehingga masalah yang muncul bisa kita urai dan masalah itu bisa terselesaikan. Dengan demikian kita bisa menjadi pohon yang rindang dan yang disukai banyak orang, sehingga orang itu dapat kenyamanan jika berteduh dengan kita.



Tentang Kesejukan

Pohon itu pasti membawa kesejukan, dan pohon yang rindang akan menghasilkan udara yang baik. Pohon, jikalau bertumbuh subur, pasti akan indah untuk dipotret. Kita ibaratkan pohon ini sebagai sebuah keluarga, keluarga yang mempunyai hubungan baik pasti akan menghasilkan kesejukan yang tiada taranya.

Dan pasti setiap keluarga yang baik akan dicontoh oleh banyak orang, oleh karena itu mari kita menjaga hubungan yang baik dengan keluarga. Supaya kita saling mendukung, mencintai dan mengasihi. Dengan demikian kesejukan akan tercipta.



Langit Senja di Desa

Senja di desa selalu mengajarkan arti ketenangan, banyak orang pulang dari ladang dengan mengunakan sepeda. Ketenangan yang selalu di rindukan sama orang yang tinggal di perkotaan, sebab di perkotaan banyak polusi dan bisingnya klakson kendaraan bermotor yang berebut jalan.



Diri kita bisa membawa ketenangan bagi banyak orang, dengan kita membawa ketenangan pasti banyak orang yang ingin bercerita kepada kita. Oleh sebab itu kita bisa memnbentuk diri kita agar kita bisa membawa ketenangan bagi orang disekitar dan banyak orang pasti akan merindukan diri kita.


Sungai yang Tiada Henti Mengalir

Sungai yang mengalir pasti akan membawa kesejukan bagi daerah di sekitar dan sungai jika dikotori pasti akan tidak elok jika dilihat. Kehidupan di dunia kata orang itu seperti sungai yang terus mengalir dan dalam hidup ada pribadi orang yang ingin mendoktrin hidup kita dengan hawa yang negatif, hal demikian yang mengotori hidup kita.




Maka menjaga pola hidup itu seperti menjaga sungai. Ingat! Bila sungai kotor, otomatis sungai pun tidak elok dilihat. Sama seperti hidup, bila hidup kita terus menampilkan kesan negatif maka hidup kita tidak bisa menjadi panutan bagi orang lain, bahkan bagi diri sendiri.



Sebanyak Pasir di Pantai

Pasir di pantai mengajarkan arti dari kebersamaan. Bisa kita lihat pasir di pantai jumlahnya sangat banyak dan tidak terhitung. Tapi kalau kita perhatikan seksama, pasir yang membuat tatanan bibir pantai terlihat indah itu, letaknya ada dibawah, tempat orang berpijak. Pasti akan di injak-injak oleh orang.



Pernah anda terbayang menjadi pasir di pantai? Coba anda bayangkan jika menjadi pasir di pantai yang selalu di injak-injak oleh orang. Dalam berteman, sebagian orang meninggalkan teman dengan berbagai alasan, hal materi atau apapun. Dari pasir kita belajar arti kesetiaan dan kebersamaan dalam duka saat berkawan. Teman yang setia adalah teman yang siap menanggung bersama setiap penderitaan.



Penutup

Nah jadi itu beberapa tulisan yang dibuat oleh teman kita, Valen. Sebenarnya masih ada lagi tulisan-tulisan yang dibuat olehnya, dan akan lebih enak dilihat di halaman yang berbeda. Jadi nantikan edisi-edisi selanjutnya di Layar Ekspresi yaa.

"Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya."

- Albert Einstein


Akhir kata, terima kasih sudah berkunjung ke destinasi layar ekspresi. Sampai bertemu di edisi selanjutnya dan...

Salam Ekspresi!



Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url